Pertanyaan ini paling sering masuk ke kami: "Saya sudah punya sertifikat brevet, masih aman kan?" Jawabannya perlu dua bagian, karena dua-duanya benar.
Bagian pertama: ya, sampai 31 Desember 2026
PMK 44 Tahun 2026 memberi masa transisi. Sampai 31 Desember 2026, orang selain konsultan pajak masih boleh menjadi kuasa wajib pajak dengan sertifikat brevet perpajakan, atau ijazah pendidikan formal perpajakan minimal D-III dari perguruan tinggi terakreditasi A — dengan surat kuasa khusus berbentuk kertas dan lampiran sertifikat ke KPP.
Jadi kalau ada yang bilang brevet "sudah tidak berlaku", itu tidak tepat. Untuk sisa tahun 2026, brevet masih memberi legalitas.
Bagian kedua: mulai 1 Januari 2027, tidak lagi cukup
Setelah masa transisi berakhir, hanya tiga pihak yang boleh menjadi kuasa: konsultan pajak berizin, keluarga wajib pajak, dan pihak lain yang memegang SKT. Sertifikat brevet tidak masuk daftar itu. Untuk mendapatkan SKT, Anda harus lulus uji kompetensi dan memperoleh SKK — SKT terbit bersamaan dengan SKK.
Kenapa pola belajarnya juga perlu berubah
Ini bagian yang jarang dibahas. Brevet disusun per bab: PPh orang pribadi di satu kelas, PPN di kelas lain, dan seterusnya. Ujiannya pun mengikuti bab. Kerangka SKK berbeda: tingkat A, B, dan C dibedakan berdasarkan jenis wajib pajak yang boleh Anda urus, dan kompetensi yang diuji adalah kemampuan menangani hak dan kewajiban perpajakan wajib pajak itu secara utuh.
Artinya, orang yang terbiasa belajar per bab bisa menguasai semua bab dan tetap kesulitan ketika soal dari berbagai topik datang bercampur sekaligus. Kemampuan berpindah topik tanpa blank adalah keterampilan tersendiri — dan itu yang harus dilatih.
Yang bisa Anda lakukan sekarang
Kalau Anda punya brevet dan sudah bertahun-tahun mengurus klien, fondasi Anda kemungkinan cukup. Yang belum Anda punya: pengalaman menghadapi soal campuran dalam kondisi ujian. Kelas Kilat Siap Uji Kompetensi di Tax Session dirancang persis untuk celah itu: langsung latihan soal tanpa mengulang teori — empat malam untuk tingkat A, lima malam untuk tingkat B, satu akhir pekan untuk tingkat C — dan boleh mengulang satu kali kalau belum lulus.
Setiap tingkat punya syarat penguasaan bahan: tingkat A mensyaratkan paham dasar-dasar perpajakan dan PPh orang pribadi, tingkat B bahan A, tingkat C bahan A dan B. Kalau fondasi Anda belum sampai di situ, program Fondasi Kompetensi dibuka tahun 2027.
Sumber: PMK 44 Tahun 2026 Pasal 16; PMK 55 Tahun 2026 Pasal 10 dan 51.